Indonesians abroad

Norrköping | June 30, 2009

Perjalanan menuju Norrköping berjalan dengan lancar. IndAb berangkat dari stasiun Västerås, Senin siang dengan menggunakan SJ train menuju Norrköping Centralen. Perjalanan selama 1.5 jam diisi dengan menulis journal perjalanan di Swedia dan ditemani dengan alunan musik pop Darren Hayes dan Dido. Riakan air danau dan hijau pepohonan di berbagai hutan yang dilintasi menambah sejuknya perjalanan yang cukup panas ini.

IndAb sampai di Norrköping Centralen pukul xx.xx dan langsung mengambil bis menuju centrum Norrköping.

“Udah nyampe central?”, Reza langsung menyapa IndAb melalui sms tepat setelah keluar dari centralen. Dia juga menyebutkan nomor bis dan tujuan serta halte tujuan, sayang IndAb sudah berada di dalam bus saat selesai membaca sms Reza. Kepikiran kalau Reza bakal datang telat, IndAb mau berjalan-jalan sekaligus melihat suasana centrum di Norrköping.

Setengah jam kemudian, kami bertemu di salah satu halte di daerah Centrum dan langsung diajak santap malam di Kebab langganan di dekat kampus. Walaupun harga pizza bisa terbilang lumayan mahal, tapi kuantitas pizza sangat mengenyangkan perut. Perjalanan pun dilanjutkan menuju student house Reza yang terletak 10 menit jalan dari Centrum.

Hari kedua dimulai dengan cukup terlambat, kami mulai bertolak dari student house menuju kampus Linköping University di dekat rumah. Pengambilan gambar interview diambil di salah satu ruangan belajar yang sepi saat itu. “Saat ini memang lagi summer vacation “, ujar Reza sambil menunjukkan beberapa ruangan yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi.

Beberapa shot diambil di perpustakaan, lift, toilet, ruangan dan berbagai fasilitas publik yang memanjakan kaum difabel. Beruntung saat itu kampus sepi sehingga kami tidak repot untuk mengambil gambar suasana kampus. Sempat juga IndAb bertemu dengan kawan-kawan Indonesia lain di luar kampus, dimana mereka sedang berdiskusi tentang ujian yang akan diambil beberapa hari kedepan. Lucunya, salah satu mereka adalah teman SMA salah satu kawan IndAb yang di Groningen. Dunia memang kecil atau pergaulan mereka memang luas?

Kami berhenti di salah satu pusat perbelanjaan di centrum dan menikmati kebab ayam yang konon tersohor di kalangan masyarakat Swedia dan mahasiswa Indo di Norrköping. Kebetulan lokasi tempat makan siang berdampingan dengan fasilitas kaum difabel di pusat perbelanjaan tersebut. Tak jarang kami melihat beberapa keluarga yang membawa dorongan bayi dan seorang difabel dengan kursi roda yang memanfaatkan fasilitas lift ataupun tramp yang disediakan oleh pihak manajemen.

Malam harinya kami kembali ke student house dan menikmati dinner dengan beberapa orang Indo yang sempat IndAb ketemu di luar kampus siang tadi. Dengan jamuan spaghetti, perut cukup terisi untuk menikmati malam terakhir di Norrköping. Kami pun sempat bercengkerama tentang kegiatan orang-orang Indonesia di Norrköping.

Hari ketiga, IndAb harus kembali bertolak ke Västerås. Sebelum pergi, IndAb telah menggandakan beberapa dokumentasi foto dan video tentang Summer Gathering di Norrköping pekan silam untuk kemudian masuk ke dalam sub topik di video Norrköping ini. Video akan diunggah di website summer ini.

Tack så mycket och hejdå, Reza!

Advertisements

Posted in project
Tags: ,

Leave a Comment »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

About author

a random person with scrambled thoughts

Search

Navigation

Categories:

Links:

Archives:

Feeds

%d bloggers like this: